Linux System Administration Advance

Penjadualan Tugas

1. Menggunakan atd
Dengan at kita dapat menjalankan program pada waktu yang akan datang. Layanan ini digunakan untuk menjalankan program-program noninteratif yang kadang-kadang kita harus lakukan dan tidak terjadual secara rutin. Fasilitas penjadualan dengan at disediakan oleh sebuah program yang berjalan di background, atau sering disebut daemon, yaitu atd.
Program-program yang berkaitan dengan at adalah:

  • at, untuk mendaftarkan perintah-perintah yang akan dijalankan pada waktu yang akan datang. Penggunaan at hanya bisa sekali.
  • atq, untuk menampilakn perintah-perintah yang masih dalam antrean milik user. Kecuali jika perintah ini dijalankan leh administrator sistem, maka akan ditampilkan semua antrean yang ada.
  • atrm, menghapus antrean pekerjaan yang telah dijadualkan.
  • batch, menjal;ankan pekerjaan-pekerjaan ketika tingkat beban sistem memungkinkan.


1.1 Menjalankan layanan at
Untuk memeriksa apakah layanan ini sudah berjalan atau belum berikan perintah :
# ps axf | grep atd
Atau juga bisa menggunakan skrip startup
# /etc/init.d/atd status
atau
# service atd status
Jika layanan belum berjalan, kita bisa menjalankan dengan menggunakan skrip startup dengan opsi yang sesuai,
# /etc/init.d/atd start
atau
# service atd start

1.2 Perintah at
Format perintah :
at [-V] [-q queue] [-f file] [-mldv] TIME
at -c job [job…]
dimana,

  • queue adalah kelas dari penugasan. Nama kelas ini adalah karakter a-z atau A-Z. Queue dengan kelas a adalah default untuk at dan kelas b adalah default untuk batch. Queue z mempunyai prioritas paling tinggi dan queue a mempunyai prioritas paling rendah.
  • file adalah nama file yang berisi perintah-perintah yang akan dijalankan.
  • TIME adalah spesifikasi waktu kapan penugasan akan dijalankan.
  • Job adalah nomor queue yang akan ditampilkan.
  • Arti dari masing-masing opsi adalah :
  1. -m, untuk mengirim email kepada user yang membuat penugasan.
  2. -l, untuk melihat daftar penugasan.
  3. -d, untuk menghapus penugasan.
  4. -v, menampilkan waktu penugasan akan dijalankan.
  5. -c, menampilkan perintah-perintah dari penugasan.

1.3 Perintah atq
atq [-V] [-q queue]
dimana,

  • queue adalah kjelas antrean yang akan ditampilkan.
  • V opsi untuk menampilkan versi software yang dipakai.
  • Perintah ini adalah alias dari perintah : at -l -q queue

1.4 Perintah atrm
atrm [-V] job [job…]
dimana job adalah nmomor id dari penugasan.

1.5 Perintah batch
batch [-V] [-q queue] [-f file] [-mv] [TIME]

1.6 Spesifikasi waktu
Spesifikasi waktu untuk at relatif kompleks dan mengikuti standar POSIX.2. Format yang mungkin dipakai adalah :

  • Dalam format jam HH:MM, dimana HH adalah jam dan MM adalah menit.
  • Dalam format tanggal MMDDYY, MM/DD/YY, atau MM.DD.YY. Dimana MM adalah bulan, DD adalah tanggal, dan YY untuk tahun.
  • Menggunakan frase midnight, noon, dan teatime (jam 4 sore).
  • Waktu relatif dengan menggunakan frase now, today, dan tommorow.

1.7 Ijin akses menggunakan at
Untuk mengatur hak akses layanan penjualan dengan at diatur dengan 2 file, yaitu:
# /etc/at.allow
# /etc/at.deny
Isi file ini adalah nama user, satu user perbaris,

2. Menggunakan crond
Menggunakan crond merupakan layanan yang setiap menit memeriksa apakah ada perintah yang mesti dijalankan atau tidak. crontab yaitu file yang berisi jadwal perintah, terletak di direktori spool (yaitu /var/spool/cron). Untuk membuat atau mengedit crontab, user dapat menggunakan program yang juga bernama crontab.
Cron dapat diartikan agar jalan saat Linux dinyalakan (boot) melalui ntsysv atau manual melalui terminal.
Contoh cara mengaktifkan pada CentOS :
# /etc/init.d/cronnd start
atau
# service crond start
Ada 3 option dalam menjalankan perintah crontab sebagai user biasa :

  1. crontab -e # artinya mengedit atau membuat baru tabel cron atau daftar tugas.
  2. crontab -l # artinya menampilkan daftar tugas yang telah ada.
  3. crontab -r # artinya menghapus daftar tugas yang ada.

Sebagai root, kita dapat mengedit,melihat atau menghapus crontab user dengan tambahan option -u, misalnya :
# crontab -eu litha# artinya mengedit crontab yang dimiliki user litha.

2.1 Format crontab
Sebuah crontab merupakan daftar program yang akan dijalankan secara berulang melalui terminal atau command line, lengkap dengan waktu kapan program tersebut dijalankan.
Contoh(1) :
Contoh crontab yang akan menjalankan skrip backup.sh setiap menit, setiap jam, setiap hari(tanggal), setiap bu;an dan setaip hari dalam seminggu.
* * * * * /sbin/backup.sh
Contoh(2) :
Fetchmail akan dijalankan setiap 5 menit (*/5), antara jam 8 pagi hingga jam 5 sore, setiap hari Senin hingga Jumat.
*/5 8-17 * * 1-5 /usr/bin/fetchmail

2.2 Ijin Menggunakan crontab
Ada 2 file yang berfungsi mengatur pemberian izin penggunaan crontab, yaitu /etc/cron.allow dan /etc/cron.deny. Yang dicek pertama adalah cron.allow, yaitu daftar user yang diizinkan menggunakan crontab. Bila cron.allow tidak ada, cron.deny yang akan dibaca.

3. Menggunakan anacron
File /etc/crontab, yaitu file kontrol untuk daemon penjadualan crond. Anacron, yang lengkapnya “anachronistic command scheduler”, menggunakan skala waktu relatif, misalnya sekali sehari, sekali seminggu, atau sekali sebulan. Sedangkan cron mengunakan skala waktu absolut atau mutlak seperti 4:15am.
Prinsip kerja anacron sebagai berikut :
1. Anacron melihat “times tamps” atau tanda waktu yang dimiliki oleh job (tugas yang telah dijadwalkan) dibawah direktori /var/spool/anacron/.
2. JIka sesuai dengan time stamp ada job yang terjadwal, anacron akan menjalankannya.
3. Anacron mengupdate time stamp untuk job tersebut.
Anacron dikontrol oleh file /etc/anacrontab. Sebagai contih di Mandrake, setelah instalasi akan berisi jadwal sebagai berikut :
1 5 cron.daily    run-parts  etc/cron.daily
Setiap jadwal terdiri dari 5 kolom yaitu :
– Kolom pertama menandakan periode dalam hari : 1 artinya setiap hari.
– Kolom kedua menandakan delay (lama waktu dalam menit) kapan suatu job dijalankan.
– Kolom ketiga berisi identifikasi yang digunakan anacron (time stamp dan pesan).
– Kolom keempat atau terakhir berisi daftar perintah yang akan dijalankan.
Anacron hanya pelengkap (add-on) bagi cron, bukan pengganti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: