Mengenal Piranti dan File Piranti (Device)

1. Menambahkan piranti (device)

Isu penting didunia komputer adalah perkembangan piranti (device) yang sedemikian cepat dibandingkan dengan software. Piranti tidak akan bekerja tanpa dukungan software Karena itulah yang sering berubah di source tree kernel Linux adalah bagian modul. Modul-modul atau lebih sering disebut driver ini dibuat setelah pirantinya ada, itupun jika protokol pirantinya dibukla oleh pabrik pembuatnya.

Jika masalah modul atau driver ini terselesaikan, maka yang harus Anda lakukan hanyalah memasang perangkat keras yang bersangkutan ke komputer Anda dan menghidupkan komputer Anda. Kernel akan secara otomatis mendeteksi hardware-hardware yang ada. Kemudian sistem akan berusaha mengonfigurasi.

Hardware bisa dikategorikan sebagai berikut :

  • Media penyimpanan : meliputi harddisk, cdrom, piranti SCSI, tape, disket, dan usb storage.
  • Kartu suara
  • Kartu video
  • Printer : meliputi printer usb dan printer paralel
  • Kartu jaringan : meliputi kartu ethernet, kartu wireless, kartu token-ring dan sebagainya
  • Media komunikasi : Infra merah, radio, televisi,  kartu ISDN dan sebagainya


Semua file-file modil bisa Anda dapatkan dalam direktori /lib/modules/<versikernel>. Sesuaikan versi kernel yang sedang Anda pakai.

Contoh : # ls /lib/modules/2.6.18-194.el5/
Untuk mengetahui versi kernel linux, lakukan perintah berikut :
# uname -r

2. Mengenal dan membuat file piranti
Setiap hardware yang ada dalam komputer biasanya mempunyai file-file yang mewakilinya dalam filesistem. Linux dan Unix like operating system lainnya memiliki pengenalan device sendiri. Dimana semua device di Linux akan di link suatu file didalam folder/dev, sesuai dengan major dan minor number yang dikenali oleh kernel.
Sebagai contoh harddisk IDE primary master mempunyai file /dev/hda. Oleh karena itu file-file di dalam direktori /dev disebut juga special device file.

Macam-macam special device adalah :

  • Character Special Device : adalah tipe device yang mengirimkan data satu character dalam sekali waktu. Contoh : mouse, modem, keyboard, dan printer.
  • BLock Special Device : adalah tipe device yang mengirimkan data satu block sekali waktu mengirimkan data satu block sekali waktu. Contoh : harddisk, flashdisk, floppy, CDROM.

2.1 Pengenalan Device di Linux
Seperti yang telah kita bahas sebelumnya bahwa device akan dikenali sebagi suatu file special di dalam /dev. Apabila suatu device terdeteksi, maka oleh kernel device tersebut akan diarahkan ke suatu file di dalam /dev sesuai dengan major dan minor sudah didaftarkan untuk device tertentu.
Untuk melihat major dan minor suatu device anda bisa gunakan perintah “file”. Caranya :
# file /dev/hda
Hasilnya :
/dev/hda: block special (3/0)

Hal ini siatur oleh LANANA (The Linux Assigned Names And Number Authority). Untuk daftar device dan pasangan major dan minor number-nya bisa anda lihat di http://www.kernel.org/pub/linux/dosc/device-list/devices-2.6+.txt

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: