Mr. MT

Jangan pernah merasa memiliki atas apapun, karena semuanya hanyalah titipan. Yang bisa kita lakukan hanya “menjaga” titipan tersebut. Malam, hening, gelap, 00:00, 2 Februari 2013, dan tiba-tiba teringat kata-kata itu.

Kamu benar. Aku tau semua hanya titipan, dan aku bersyukur karna Allah masih mempercayai aku “menitipkan” kamu yang selalu hadir membawa canda #eeeaaa (yaaa walaupun sering ngeselin juga sih, but it’s okey, itu aku anggap bumbu untuk hubungan ini :D)

Ting tooong…
Kita memang sudah kenal cukup lama, tetapi dulu tidak terfikirkan sama sekali di benak aku untuk bisa belajar beradaptasi “lebih” sama kamu. Apalagi sampai sedekat ini. Tanpa disengaja, seiring intensnya berkomunikasi dan berjalannya waktu, kamu berhasil membuat aku “terbiasa” dengan adanya kamu. Mungkin semuanya berawal dari penyesuaian, filling, kecocokan sampai pada kata “nyaman” dan berakhir “menenangkan”. Senyaman dan setenang aku tidur sendiri di kamar dengan keadaan lampu yang mati. Yang sebelumnya aku tidak terbiasa dengan keadaan seperti itu🙂

Delapan bulan sudah, waktu yang terbilang singkat ini sudah bisa membuat aku berada di area “Sangat Nyaman”. Ya, bagaimana tidak, “kamu” yang begitu sabar, begitu baik, dewasa dan apa adanya benar-benar membuat aku “jatuh cinta” #ciyeeeee😀
Ups, ga ketinggalan,keponakan aku juga ikutan jatuh cinta. (Shilah say : “om _ _ _ _ _ _ dinyamah?aku kangen” :D) hahaha..

“Nananana..Terimakasih cinta, untuk segalanya, kau berikan lagi kesempatan itu. (Afgan-Terimakasih Cinta).” hahaha lebay :p ^_^
Makasih yaa.. Makasih selalu sabar kalau aku marah, kesel, BT (apalagi menjelang dapet :D), makasih sudah sangat sangat baik terhadap aku dan keluargaku, makasih yang selalu bersikap dewasa dan tenang ketika kita punya masalah, makasih dan makasih🙂 Semoga selamanya bisa seperti ini yaaa.

Delapan bulan, bohong kalau aku dan kamu ga pernah punya masalah, ga pernah kesel-keselan, cuek-cuekan. Hampir setiap bulan selalu ada saja pembahasan yang harus kita cari solusinya. Tapi bagi aku ini sebuah proses, proses dimana kita diberi waktu untuk bisa lebih mengenal satu sama lain. Aku selalu menikmati setiap proses ini. Dimana hubungan kita akan terus naik tingkat(level) lebih baik setiap harinya.
Aku, kamu, sama-sama ga sempurna. Tapi dengan kita bisa saling menerima dengan ikhlas setiap kekurangan yang ada pada diri kita, aku yakin ga akan ada penyesalan didalamnya.

“Yang aku cari bukanlah putra raja, tetapi seorang putra agama..
Yang aku nilai bukan sempurna sifat jasmani, asalkan sehat rohani, baik hati..
Yang aku nanti bukan lamaran permata, cukuplah akad dan janji setia..
Dan jika kamu tanya kenapa aku memilihmu, itu karena Allah memberiku cinta yang ditunjukan kepadamu :)”

Aku, kamu, kita memang tidak tau apa yang akan terjadi nanti, tapi yang pasti aku hanya ingin memberikan yang terbaik untuk kamu, untuk hubungan kita. Dan berharap kamu bisa menepati komitmen kamu🙂
Dan lantunan do’aku masih sama, semoga Allah SWT selalu menjaga dan memelihara rasa sayang dan cinta kita selamanya, sampai kamu menjadikan aku halal untukmu, sampai maut yang memisahkan kita & mempertemukan kita kembali didalam syurgaNya, Amiiin🙂

Terimakasih Mr.MT, semoga aku bisa secepatnya jadi Mrs.MT (Bukan Mario Teguh loh :D) hahaha

Depok, 2 Februari 2013
-Yulita Nurmalasari-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: